Tulis “Indon Dungu”, Fakhrul Razi Diprotes Netizen Indonesia

20161227-korban-pembunuhan-di-pulomas_20161227_190434

Fakhrul Razi sempat berbulan-bulan tak terdengar lagi kabarnya sejak putus dengan presenter Rina Nose. Namun, kali ini dia bikin heboh netizen di Indonesia gara-gara menulis komentar “betapa dungunya indon” di akun Instagram pribadinya.
Awalnya, artis asal Brunei Darussalam itu pamer foto mesra dengan perempuan berjilbab. Banyak netizen asal Indonesia menyangka perempuan itu kekasih baru Fakhrul.
Kemudian, Fakhrul dengan akun Instagramnya, @rahalelmughanni, seperti meledek para haters-nya di Indonesia jika tebakan perempuan itu kekasihnya adalah salah.
Akun gosip lambe_turah mengunggah gambar screenshot yang memperlihatkan Fakhrul menulis,”cuba ko liat tu. Betapa dungunya indon ani” dalam bahasa Melayu jika diartikan “coba kau lihat itu. Betapa dungunya indon ani”
Banyak netizen Indonesia melayangkan protes terhadap lelaki 36 tahun itu karena telah dianggap rasis. Untuk menenangkan emosi netizen Indonesia, Fakhrul akhirnya memberikan klarifikasi dalam bahasa Inggris.
“Jadi ini adalah keponakan saya. Dan ketika anda menyalah artikan postingan ini karena kesalahpahaman dan asumsi yang menjijikkan akan memanggil Anda dungu. Saya melindungi hak keponakan saya untuk berfoto bersama pamannya. Dalam bahasa brunei, dungu is an equivalent to bodo amat. Bererti: i dont care,” tulis Fakhrul.
Namun tetap saja netizen Indonesia tak percaya dengan pembelaan Fakhrul. Berikut ini komentar para netizen Indonesia:
080529500_1482827462-widi_vierratale
“Dungunya dlm bahasa mereka bodo amat? Trus kata “nya” apa? Gak mungkin bodo amatnya bodo amatnya indonesia.. lebih gak masuk akal cakap nya,” komentar lolamirandaasward.
“Brunei bagian bahasa bikinan dia sendiri bang,” seru apriliaft.
“Alaaaaaah banyak alasan, mau membela diri? Dungu: tidak peduli? Coba jelasin ke gue ada di kamus mana itu? Lo cari makan di indonesia terus skrg lo bilang indon dungu? Tidak tahu diri, kalo mau ngomong makanya used youre brain dude! @rahalelmughanni,” putriaisyahrv.