Cantik dan Pintar, Rafia Qaseem Pilih Jadi Penjinak Bom

095880900_1483071011-14624397_296594930737063_6065767430079119360_n

Apa yang akan Anda lakukan bila memiliki dua gelar sarjana magister? Pilihan pertama, mungkin menjadi profesi sebagai karyawan dengan gaji tinggi. Pilihan kedua, menjadi dosen atau pengajar.
Namun, bagi Rafia Qaseem Baig memiliki dua gelar magister tak lantas menjadi karyawan atau dosen. Bergelar magister di bidang Ilmu Hubungan Internasional dan Ilmu Ekonomi, Rafia memiliki pekerjaan yang tak bisa sebagai penjinak bom.
Dilansir dari laman media Pakistan Parhlo, Rafia Qaseem Baig menjadi wanita pertama yang menjadi anggota tim penjinak bom.Sebelumnya, ia menjadi anggota kepolisian Pakistan. Pofesi sebagi polisi dijalani Rafia selama tujuh tahun sebelum memutuskan menjadi penjinak bom.
Bukan pekerjaan yang mudah, tentunya. Di tengah konflik dengan negara tetangga dan organisasi teroris yang rajin menebar ancaman, teror menggunakan bom menjadi sesuatu yagn sering terjadi di Pakistan.
Kini, Rafia tengah menyelesaikan pelatihan dasar penanganan bom selama 15 hari bersama 31 anggota polisi pria lainnya di Nowshera’s School of Explosive Handling. Dia akan bertugas di Bomb Disposal Unit (BDU) Kepolisian Pakistan.